Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pada kali ini saya akan menyampaikan materi yang didapat dari Pra PKMF 2018 yaitu urgensi kaderisasi yang disampaikan oleh Solin Nurdin dari Fakultas Ekonomi 2014.
Mungkin dalam telinga kita saat mendengar kata kaderisasi sudah tidak asing tapi kebanyakan orang masih belum biasa memaknai kaderisasi itu sendiri. Kaderisasi adalah kegiatan untuk mendidik, membentuk dan mempersiapkan seseorang menjadi kader. Kaderisasi akan meneruskan perjuangan suatu organisasi. Kaderisasi bisa dibilang jantungnya organisasi. Sedangkan pengertian kader adalah orang-orang yang diharapkan dalam organisasi untuk meneruskan perjuangan. Setiap peristiwa yang kita jalani adalah proses pengkaderan. Dalam Al-Quran, terdapat landasan kaderisasi yaitu pada surat An-Nisa ayat 9.
"Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar." (QS. An-Nisa' 4: Ayat 9)
Dari penggalan ayat tersebut dijelaskan bahwa Pimpinan yang hebat akan selalu menyiapkan kader untuk meneruskan amanahnya di suatu organisasi. Bukanlah dia yang menginginkan amanah itu digenggam selama mungkin.
Dalam Kaderisasi terdapat tugas-tugasnya yaitu pembentukan, pengembangan, penjagaan, dan pewarisan. Pembentukan, kaderisasi membentuk jiwa dan karakter yang akan diberikan kepada anggota organisasi. Pengembangan, kaderisasi mengembangkan potensi yang terdapat dalam diri anggota organisasi. Penjagaan, kaderisasi menjaga agar anggota organisasi untuk tetap bertahan dalam jalan perjuangan organisasi. Pewarisan, kaderisasi perlu mewariskan amanah anggota organisasi yang baru dengan tujuan untuk regenerasi organisasi tersebut. Lalu kak Solin menjelaskan fungsi Kaderisasi yaitu pewarisan nilai organisasi, penjamin keberlangsungan organisasi, dan sarana belajar.
Pada saat kita menjalani kehidupan sehari-hari, kita akan mendapatkan bermacam tantangan dan kendala dalam hidup yang menjadi cobaan sebagaimana kita bisa mengatasi permasalahan tersebut. Dalam kaderisasi pun terdapat beberapa tantangan dan kendala yang dibebankan saat berorganisasi. Diantaranya kita terlalu monoton dan tidak peka dengan perkembangan zaman. Lalu kita masih belum memahami tujuan kaderisasi itu apa. Kemudian terjadi krisis kader secara kuantitas dan kejenuhan dalam kaderisasi.
Kemudian Kak Solin pada saat itu juga memberitahukan alur pengkaderan yang ada di UNJ. Pada semester awal akan diadakan PKMP (Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Prodi), ini merupakan bagian dalam pengkaderan tingkat prodi yang bertujuan untuk mewariskan nilai-nilai organisasi pada tingkat prodi. Lalu setelah PKMP akan ada alur pengkaderan tingkat fakultas baik bidang eksekutif berupa PKMF dan legislatif berupa PLMF. Pada saat pengkaderan tingkat fakultas kita harus konsisten akan bidang yang diambil. Setelah itu akan ada pengkaderan tingkat universitas yaitu PKMU dan PLMU.
Demikian informasi yang dapat saya sampaikan. Kurang lebihnya saya mohon maaf.
#PKMFMIPA2018
#FMIPAKITA
#Kreatif_Inisiatif_Aktif
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Urgensi Kaderisasi
Pada kali ini saya akan menyampaikan materi yang didapat dari Pra PKMF 2018 yaitu urgensi kaderisasi yang disampaikan oleh Solin Nurdin dari Fakultas Ekonomi 2014.
Mungkin dalam telinga kita saat mendengar kata kaderisasi sudah tidak asing tapi kebanyakan orang masih belum biasa memaknai kaderisasi itu sendiri. Kaderisasi adalah kegiatan untuk mendidik, membentuk dan mempersiapkan seseorang menjadi kader. Kaderisasi akan meneruskan perjuangan suatu organisasi. Kaderisasi bisa dibilang jantungnya organisasi. Sedangkan pengertian kader adalah orang-orang yang diharapkan dalam organisasi untuk meneruskan perjuangan. Setiap peristiwa yang kita jalani adalah proses pengkaderan. Dalam Al-Quran, terdapat landasan kaderisasi yaitu pada surat An-Nisa ayat 9.
"Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar." (QS. An-Nisa' 4: Ayat 9)
Dari penggalan ayat tersebut dijelaskan bahwa Pimpinan yang hebat akan selalu menyiapkan kader untuk meneruskan amanahnya di suatu organisasi. Bukanlah dia yang menginginkan amanah itu digenggam selama mungkin.
Dalam Kaderisasi terdapat tugas-tugasnya yaitu pembentukan, pengembangan, penjagaan, dan pewarisan. Pembentukan, kaderisasi membentuk jiwa dan karakter yang akan diberikan kepada anggota organisasi. Pengembangan, kaderisasi mengembangkan potensi yang terdapat dalam diri anggota organisasi. Penjagaan, kaderisasi menjaga agar anggota organisasi untuk tetap bertahan dalam jalan perjuangan organisasi. Pewarisan, kaderisasi perlu mewariskan amanah anggota organisasi yang baru dengan tujuan untuk regenerasi organisasi tersebut. Lalu kak Solin menjelaskan fungsi Kaderisasi yaitu pewarisan nilai organisasi, penjamin keberlangsungan organisasi, dan sarana belajar.
Pada saat kita menjalani kehidupan sehari-hari, kita akan mendapatkan bermacam tantangan dan kendala dalam hidup yang menjadi cobaan sebagaimana kita bisa mengatasi permasalahan tersebut. Dalam kaderisasi pun terdapat beberapa tantangan dan kendala yang dibebankan saat berorganisasi. Diantaranya kita terlalu monoton dan tidak peka dengan perkembangan zaman. Lalu kita masih belum memahami tujuan kaderisasi itu apa. Kemudian terjadi krisis kader secara kuantitas dan kejenuhan dalam kaderisasi.
Kemudian Kak Solin pada saat itu juga memberitahukan alur pengkaderan yang ada di UNJ. Pada semester awal akan diadakan PKMP (Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Prodi), ini merupakan bagian dalam pengkaderan tingkat prodi yang bertujuan untuk mewariskan nilai-nilai organisasi pada tingkat prodi. Lalu setelah PKMP akan ada alur pengkaderan tingkat fakultas baik bidang eksekutif berupa PKMF dan legislatif berupa PLMF. Pada saat pengkaderan tingkat fakultas kita harus konsisten akan bidang yang diambil. Setelah itu akan ada pengkaderan tingkat universitas yaitu PKMU dan PLMU.
Demikian informasi yang dapat saya sampaikan. Kurang lebihnya saya mohon maaf.
#PKMFMIPA2018
#FMIPAKITA
#Kreatif_Inisiatif_Aktif
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar
Posting Komentar