Langsung ke konten utama

PEMIMPIN ITU KITA

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh



Apa sih yang ada didalam benak kalian ketika mendengar kata pemimpin Eye rolling smile? Mungkin sudah tidak asing lagi dibenak kalian. Pada umumnya, Pemimpin adalah seseorang yang dipercaya oleh orang banyak untuk menjalankan tanggung jawab tertentu. Dalam KBBI, Pemimpin adalah orang yang memimpin. Siapakah pemimpin? Nyatanya kita semua adalah pemimpin. Kita semua memiliki tanggung jawab tersendiri yang diamanahkan kepada kita. Seperti kita yang menjadi ayah bertanggung jawab untuk memimpin sebuah keluarga, ibu bertanggung jawab dalam mengurus dan mendidik anak-anaknya, atau bahkan anak yang bertanggung jawab mengubah dan menentukan arah perjalanan hidup keluarganya menuju ke arah yang lebih baik atau sebaliknya. Banyak pemikiran yang merasa dirinya tidak pantas menjadi pemimpin karena ia takut, akan tetapi pemikiran tersebut hanya berdasarkan sudut pandang bahwa pemimpin itu orang yang memimpin suatu kumpulan masyarakat, dia tidak berpikir bahwa dirinya juga adalah pemimpin bagi dirinya sendiri.

“Dari Abdullah, ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya. Maka seorang iman adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya, dan ia pun akan dimintai pertanggungjawabannya. Dan seorang budak juga pemimpin atas harta tuannya dan ia juga akan dimintai pertanggungjawabannya. Sungguh setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya” (Shahih Al-Bukhari: 4789)

Dalam kepemimpinan, seorang pemimpin tidak semata-mata bisa mejalani tanggung jawabnya dengan mudah. Pemimpin harus memiliki sikap yang baik dalam kepemimpinan agar dapat mempengaruhi anggotanya. Sebuah kepemimpinan tidak akan berjalan tanpa adanya yang dipimpin (anggota), kumpulan orang yang dipimpin (anggota) tidak dapat bersatu tanpa adanya seorang pemimpin, seorang pemimpin tidak dapat memimpin tanpa adanya keimanan.  Seorang pemimpin sudah sepantasnya memiliki seorang yang beriman, karena dalam setiap langkahnya ia akan selalu mengingat kepada Allah swt. Dalam segala tindakannya, pemimpin akan menjalankannya dengan niat semata-mata karena Allah swt. Tidak jarang disekitar kita, banyak pemimpin yang bertindak sewenang-wenang karena menganggap dirinya berada di posisi teratas. Oleh sebab itu, pemimpin harus memiliki akhlak dan sikap yang baik dan berbudi luhur dalam kepemimpinannya. Seorang pemimpin yang menjadi teladan umat manusia yaitu Nabi Muhammad saw. dimana rasulullah memiliki sifat diantaranya adalah Shiddiq (berkata yang benar), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan), dan Fathonah (Cerdas/Bijaksana). Kita sebelum menjadi pemimpin harus memiliki sifat-sifat rasulullah supaya kepemimpinan berjalan dengan baik.

Saat kita dipercaya dan diberikan tanggung jawab menjadi seorang pemimpin, tidak jarang kita mendapatkan permasalahan. Kepemimpinan seperti setangkai bunga mawar yang harum aromanya akan tetapi dalam mengenggam tangkainya ada kalanya kita merasakan tajamnya duri mawar. Dalam kepemimpinan, kita harus berhati-hati dalam mengambil segala tindakan sebab kesalahan dalam mengambil tindakan dapat menyebabkan sebuah musibah yang akan menimpa orang banyak yang dipimpin oleh kita. Oleh sebab itu, seorang pemimpin harus berhati-hati dan tidak mudah menyerah dalam semua keadaan yang dialami selama kepemimpinan.

Dalam menelusuri jalan hidup ini kita akan mengambil banyak pengalaman, saat kita menjadi seorang anggota yang dipimpin, kita bisa belajar menjadi seorang pemimpin yang ideal karena segala kesalahan pemimpin sebelumnya bisa menjadi evaluasi kita menjadi pemimpin yang lebih baik. Banyak orang yang menjadi pemimpin tapi ia belum siap mengambil amanah tersebut. Akibatnya selama kepemimpinannya tidak berjalan dengan sempurna dan profesional. Tak hanya itu, seseorang ingin menjadi seorang pemimpin di masa depan maka ia hendaknya melatih diri untuk memiliki sikap bijaksana, amanah, jujur, adil, dan sikap lainnya agar mampu mengembangkan jiwa kepemimpinan.


#PKMFMIPA2018
#FMIPAKITA
#Kreatif_Inisiatif_Aktif

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips memilih bahan jaket sesuai kebutuhan

Assalamu'alaikum, yagesyaa.. Halo Semuanya, semoga dalam keadaan sehat wal a'fiat.. Pasti dari teman-teman semua, pernah mendengar singkatan PDH dan PDL. Sebenarnya apa sih yang membedakan kedua model berpakaian formal tersebut?? Pakaian Dinas Harian (PDH) dan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) merupakan dua jenis seragam yang sering kita lihat, dengar, dan pakai. Sebagian besar dari Anda pasti pernah mengenakan seragam PDH dan PDL ini bukan? PDH dan PDL ini digunakan setiap hari oleh para pekerja di perusahaan atau instansi. Bahan untuk membuat seragam PDH dan PDL juga harus dipilih berdasarkan tingkat kenyamanan, kerapihan, dan juga elegan. Di pasaran banyak sekali jenis bahan yang dapat digunakan untuk membuat seragam PDH dan PDL. Namun, Anda juga harus memilih dengan cermat agar hasilnya bagus sesuai dengan ekspektasi. Berikut ini kami akan merekomendasikan bahan yang cocok untuk dijadikan seragam PDH dan PDL. Simak terus ulasan berikut hingga akhir ya! Bahan yang cocok untuk Ser...

Pendidikan Jaman Now

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan pengalaman berharga di PKMF 1. Kegiatan ini berlangsung pada hari rabu, 25 April 2018 di GDS lt 10 ruang 1016. Dalam kondisi cuaca yang kurang mendukung, peserta tetap berantusias dalam kegiatan PKMF 2018 ini. Pertemuan PKMF 1 ini diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh MC yaitu Kak Mahbub. Lalu untuk dipermudah agendanya dilanjut dengan pembacaan tilawah dari salah satu peserta PKMF ialah sandy (pendidikan kimia 2017). Setelah itu agenda dilanjutkan dengan penyampaian materi berjudul "Pendidikan Kontemporer" yang disampaikan oleh Kak Rakha Ramadhana dan dimoderatori oleh Kak Amir Mas'ud. Sistem pendidikan indonesia diatur dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 3 dan UU No. 20 Tahun 2003. Dasar sistem pendidikan kontemporer diatur dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 3 berbunyi "Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keim...

Urgensi Kaderisasi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Urgensi Kaderisasi Pada kali ini saya akan menyampaikan materi yang didapat dari Pra PKMF 2018 yaitu urgensi kaderisasi yang disampaikan oleh Solin Nurdin dari Fakultas Ekonomi 2014. Mungkin dalam telinga kita saat mendengar kata kaderisasi sudah tidak asing tapi kebanyakan orang masih belum biasa memaknai kaderisasi itu sendiri. Kaderisasi adalah kegiatan untuk mendidik, membentuk dan mempersiapkan seseorang menjadi kader. Kaderisasi akan meneruskan perjuangan suatu organisasi. Kaderisasi bisa dibilang jantungnya organisasi.  Sedangkan pengertian kader adalah orang-orang yang diharapkan dalam organisasi untuk meneruskan perjuangan. Setiap peristiwa yang kita jalani adalah proses pengkaderan. Dalam Al-Quran, terdapat landasan kaderisasi yaitu pada surat An-Nisa ayat 9. "Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kese...